Detail Berita

Temanggung, 5 Februari 2026 — Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kualitas hidup masyarakat sehingga upaya deteksi dini perlu dimulai dari lingkungan terdekat. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung menyelenggarakan Orientasi Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan dengan melibatkan petugas puskesmas, lintas program, dan lintas sektor. Kegiatan ini diawali dengan pemaparan evaluasi kinerja kesehatan jiwa tahun 2025 oleh ibu Wahyu Widi Purnamasari, S.Kep., yang menunjukkan bahwa baru 25,38 persen penduduk usia di atas 7 tahun yang menjalani skrining kesehatan jiwa, sementara 312 jiwa penderita depresi telah mendapatkan layanan sesuai standar. Selanjutnya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Ibu Yuni Rahayuningtyas, S.KM., M.Kes.) menyampaikan arah dan kebijakan kesehatan jiwa sebagai penguatan pelaksanaan program di daerah, yang dilanjutkan dengan materi pencatatan dan pelaporan program kesehatan jiwa oleh ibu Rischa Putri Widyawati untuk memastikan data yang akurat dan berkelanjutan. Kegiatan ini ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) sebagai komitmen bersama dalam memperkuat peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa serta kesiapan Puskesmas menjadi garda terdepan dalam skrining, edukasi, dan rujukan kesehatan jiwa guna mewujudkan masyarakat Temanggung yang sehat, peduli, dan berdaya secara mental.